Hendra Triyono: Taekwondo Lamteng Janji Siap Perjuangkan 8 Atlet Mengikuti UKT DAN Susulan, Jika Gagal, “Saya Siap Mundur.

LAMPUNG TENGAH,  Kisruhnya Pengurus Taekwondo Indonesia Provinsi Lampung dengan Pelatih Taekwondo Lampung Tengah, karena dianggap bersalah telah menghadiri Muscab yang dilaksanakan di Pondok Yangti Bandar Jaya yang menyebabkan 8 Atlet dari 16 Atlet yang tak bisa mengikuti UKT DAN pada tanggal 8 sampai 9 Januari 2022 bertempat dibandar lampung.

Membuat Ketua Taekwondo Indonesia Kabupaten Lampung Tengah persi pemprov lampung , Hendra Triyono dengan tegas dan bersepakat bersama pelatih taekwondo lamteng berjanji siap akan memperjuangkan 8 Atlet yang tak bisa mengikuti UKT DAN, “Yaa benar saya bersama pelatih taekwondo lamteng berjanji siap akan memperjuangkan 8 Atlet agar bisa mengikuti UKT DAN susulan.
Jika sampai 8 atlet tersebut tidak bisa mengikuti UKT DAN, maka “Saya siap mengundurkan diri dari Ketua Taekwondo Indonesia Lamteng. “Tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan Hendra Triyono dihadapan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Lampung Tengah, M.Saleh Mukadam, SH., Sekretaris Komisi IV Rasyid Ependi, Anggota Komisi IV, Jauhari Subing beserta Hendri Farizal, Ketua Koni Lamteng, Dwi Nurdaryanto, STP., Para Pelatih Taekwondo Lamteng dan Orang Tua Atlet saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Lamteng, Rabu 19/01/2022. “Saya tegaskan dan berjanji, saya siap memperjungkan 8 Atlet berprestasi lamteng untuk mengikuti UKT DAN susulan, dan jika sampai hal ini tidak bisa diakomudir dan didengar oleh Pengurus TI Provinsi Lampung, maka saya siap mengundurkan diri dari ketua taekwondo lamteng persi pemprop, karena merekalah yang telah menunjuk saya menjadi ketua taekwondo lamteng. “Pungkasnya.

Terpisah, Senada diucapkan Ketua Komisi IV DPRD Lamteng, M.Saleh Mukadam bersama anggotanya dan Ketua Koni Lamteng mengatakan bahwa, tidak ada alasan 8 Atlet berprestasi itu tidak bisa mengikuti UKT DAN, adapun teknisnya kita akan ajukan kepanitia atau dewan juri yang berkopeten, agar Atlet taekwondo lamteng yang sudah lebih dulu mengikuti UKT DAN pada tanggal 8 sampai 9 Januari 2022, kiranya pengumumannya bisa dipending dulu sambil menunggu ujian susulan ke 8 Atlet asal lamteng yang sempat tertunda.

Demi rasa keadilan dan kebersaan, kedepannya kita mengingatkan dan berharap kepada Pengurus TI Provinsi Lampung agar kiranya bisa lebih bijak dalam mengambil keputusan, agar peristiwa seperti ini tidak terulang kembali di massa mendatang dan
Jangan sampai Atlet berprestasi yang menjadi korbannya. bagaimana Taekwondo Indonesia (TI) Provinsi Lambung bisa berkembang dan maju, jika pengurusnya sendiri tidak kompak dan bersatu demi tercapainya Bibit bibit Atlet berprestasi yang bisa mengharumkan nama provinsi lampung di kanca nasional.”Pungkasnya.
Pewarta: Kholidi. **RED