Kevin De Bruyne Resmi Tinggalkan Manchester City Usai Satu Dekade Emas: “Mari Nikmati Momen Terakhir Bersama”

Manchester, Inggris – Setelah satu dekade mengukir prestasi gemilang bersama Manchester City, gelandang kreatif asal Belgia, Kevin De Bruyne, akhirnya resmi mengumumkan kepergiannya dari klub

Redaksi

Manchester, Inggris – Setelah satu dekade mengukir prestasi gemilang bersama Manchester City, gelandang kreatif asal Belgia, Kevin De Bruyne, akhirnya resmi mengumumkan kepergiannya dari klub yang telah menjadi rumahnya selama sepuluh tahun terakhir. Kontrak sang maestro lapangan tengah akan berakhir pada 30 Juni 2025, dan dipastikan tidak akan diperpanjang oleh pihak klub maupun oleh sang pemain.

Gambar Istimewa: timesmedia.co.id

Dalam unggahan emosional yang dibagikan melalui akun Instagram pribadinya pada Jumat (4/4/2025), pemain yang akrab disapa KDB ini menyampaikan pesan perpisahan yang menyentuh kepada publik Manchester.

“Dear Manchester, ini akan menjadi bulan terakhir saya sebagai pemain Manchester City. Sangat sulit untuk menulis perpisahan ini, tetapi kita tahu waktunya akan tiba. Hari itu sudah tiba dan kalian berhak mengetahuinya dari saya,” tulis De Bruyne.

Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung kariernya di Etihad Stadium. Ia menegaskan bahwa kota Manchester, klub, dan seluruh komunitas telah menjadi bagian penting dalam hidupnya, dan hal tersebut membuat keputusan ini semakin berat.

“Kota ini, klub ini, semua orang di sini telah memberikan segalanya kepada saya. Jadi saya harus membalasnya. Saya harus memenangkan semuanya, dan kita bisa melakukannya. Tetapi sekarang waktunya untuk mengucapkan selamat tinggal,” lanjutnya.

Meski telah mengumumkan perpisahan, De Bruyne bertekad untuk tetap memberikan kontribusi maksimal hingga musim berakhir. “Manchester City adalah periode terbaik dalam karier saya. Mari kita nikmati momen-momen terakhir bersama-sama,” ucapnya.

Satu Dekade, Ratusan Penampilan, dan Segudang Trofi

Kevin De Bruyne pertama kali bergabung dengan Manchester City pada tahun 2015, setelah didatangkan dari klub Bundesliga, VFL Wolfsburg. Saat itu, kehadirannya sempat dipandang sebelah mata oleh sebagian publik Inggris. Namun, waktu membuktikan bahwa De Bruyne adalah sosok kunci dalam era kejayaan The Citizens di bawah arahan Pep Guardiola.

Selama mengenakan seragam biru langit, De Bruyne mencatatkan lebih dari 413 pertandingan, mencetak 106 gol, dan menyumbangkan 167 assist – sebuah rekor impresif yang menempatkannya di antara gelandang terbaik dalam sejarah Liga Inggris.

Prestasi yang diraih bersama City juga tak main-main. Ia berhasil membantu klub memenangkan enam trofi Liga Premier Inggris, dua Piala FA, lima Piala Liga, serta satu trofi Liga Champions yang diraih pada musim 2022/2023 – pencapaian yang menjadi penanda puncak dominasi Manchester City di kancah Eropa.

Tujuan Baru di Penghujung Karier

Kini di usia 33 tahun, karier De Bruyne masih belum sepenuhnya usai. Meski tak lagi berseragam City, ia disebut masih ingin terus bermain. Beberapa laporan menyebut bahwa klub-klub dari Amerika Serikat (MLS) dan Liga Pro Arab Saudi sedang mengintai peluang untuk merekrut sang playmaker kelas dunia ini.

Walaupun belum ada konfirmasi resmi ke mana ia akan berlabuh, banyak yang meyakini bahwa pengalaman, visi bermain, dan kepemimpinannya akan menjadi aset berharga bagi klub manapun yang mendapat jasanya. Tak sedikit pula yang berharap De Bruyne bisa menutup karier dengan petualangan baru yang tetap kompetitif dan bermakna.

Legenda Bernama Kevin De Bruyne

Kevin De Bruyne bukan sekadar pemain hebat. Ia adalah ikon dari transformasi Manchester City menjadi raksasa sepak bola modern. Dengan kreativitas yang tiada tanding, visi bermain yang brilian, serta ketulusan dalam membela klub, KDB telah menorehkan jejak yang akan dikenang selamanya oleh para fans The Citizens.

Kini saatnya menatap lembaran baru. Namun satu hal yang pasti: warisan Kevin De Bruyne di Manchester City tak akan pernah luntur oleh waktu. Ia telah memberikan segalanya, dan kini saatnya bagi seluruh pecinta bola untuk memberinya tepuk tangan terakhir yang meriah.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Ikuti kami :

Tags

Related Post